Snack rendah gula untuk penderita diabetes

5 Rekomendasi Snack Rendah Gula yang Cocok untuk Penderita Diabetes

Memilih camilan untuk penderita diabetes bukan berarti harus menghindari semua makanan manis atau snack. Yang lebih penting adalah memperhatikan kandungan gula, total karbohidrat, serat, protein, serta porsinya.

Camilan yang tepat juga dapat membantu mengatasi rasa lapar di antara waktu makan. American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan pilihan snack yang mengandung kombinasi protein, lemak sehat, dan serat, dengan tetap memperhatikan kandungan karbohidratnya.

Lantas, apa saja snack rendah gula yang bisa menjadi pilihan? Berikut beberapa di antaranya.

Snack Rendah Gula yang Cocok untuk Penderita Diabetes

1. Kacang-kacangan

Kacang almond, kenari, kacang tanah, dan kacang mede dapat menjadi pilihan camilan karena mengandung protein, serat, serta lemak sehat. Kandungan tersebut juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Namun, bukan berarti kacang bisa dikonsumsi tanpa batas. Kacang tetap mengandung kalori yang cukup tinggi dalam porsi kecil. Pilih kacang tanpa tambahan gula dan batasi jenis yang mengandung banyak garam.

Kacang juga bisa dipadukan dengan buah utuh sebagai snack. Kombinasi tersebut memberikan protein, lemak sehat, serat, dan karbohidrat dalam satu porsi.

2. Telur Rebus

Telur rebus bisa menjadi pilihan sederhana bagi penderita diabetes yang membutuhkan camilan tinggi protein. Telur tidak mengandung karbohidrat dalam jumlah signifikan sehingga dapat menjadi alternatif dibandingkan snack yang tinggi gula atau tepung olahan.

Satu butir telur rebus juga cukup praktis untuk disiapkan dan dibawa sebagai bekal. Jika ingin membuat camilan lebih lengkap, telur dapat dikombinasikan dengan sayuran seperti tomat atau mentimun.

3. Greek Yogurt Tanpa Gula

Greek yogurt tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan camilan karena mengandung protein dan dapat dipadukan dengan berbagai bahan makanan.

Agar kandungan gula tetap terkontrol, pilih produk dengan label tanpa gula tambahan dan periksa informasi nilai gizinya. Greek yogurt dapat dinikmati bersama potongan buah utuh, chia seed, atau beberapa butir kacang.

Perlu diingat, istilah "tanpa gula tambahan" tidak selalu berarti suatu produk bebas karbohidrat. Karena itu, informasi total karbohidrat pada label tetap perlu diperhatikan.

4. Buah Utuh

Buah tetap dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes. Beberapa pilihan seperti apel, pir, jeruk, stroberi, dan buah beri dapat menjadi camilan yang praktis.

Yang perlu diperhatikan adalah porsinya. Buah mengandung gula alami dan karbohidrat sehingga jumlah yang dikonsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Sebisa mungkin pilih buah dalam bentuk utuh dibandingkan jus. Buah utuh mengandung serat dan cenderung lebih mengenyangkan. Hindari menambahkan gula, sirup, susu kental manis, atau topping manis lainnya.

5. Snack Bar Berbahan Kedelai seperti SOYJOY

Bagi yang membutuhkan camilan praktis untuk dibawa saat bekerja atau beraktivitas, snack bar berbahan kedelai seperti SOYJOY dapat menjadi salah satu pilihan.

SOYJOY merupakan snack bar berbahan dasar kedelai yang tersedia dalam sejumlah varian. Berdasarkan informasi produk resminya, semua variannya memiliki indeks glikemik (IG) yang tergolong rendah, di antaranya SOYJOY Raisin Almond dengan IG 7, Kurma Nastar dengan IG 11, Almond & Chocolate dengan IG 20, serta Strawberry dengan IG 26.

Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun, angka IG bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan saat memilih snack.

Kandungan total karbohidrat, gula, kalori, serat, dan ukuran porsi tetap perlu diperiksa. Hal ini penting karena makanan dengan klaim seperti "rendah gula" atau "tanpa gula tambahan" belum tentu memiliki kandungan karbohidrat yang rendah.

“Saya biasanya suka bingung waktu mau ngemil, terutama saat sedang bekerja. Setelah mencoba SOYJOY, saya suka karena bentuknya mudah dibawa dan rasanya juga enak. Sekarang saya lebih mudah menyiapkan camilan untuk menemani aktivitas tanpa harus membeli snack sembarangan,” ujar Kaylina Ivani, salah satu konsumen SOYJOY.

Tips Memilih Snack untuk Penderita Diabetes

Selain melihat jenis makanannya, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum membeli snack.

1. Cek kandungan karbohidrat

Gula memang perlu diperhatikan, tetapi bukan satu-satunya sumber karbohidrat. Karena itu, jangan hanya melihat jumlah gula pada kemasan. Periksa juga total karbohidrat per sajian.

2. Perhatikan ukuran porsi

Snack rendah gula tetap perlu dikonsumsi dalam porsi yang sesuai. Mengonsumsi terlalu banyak makanan dalam satu waktu dapat membuat asupan kalori dan karbohidrat menjadi berlebihan.

3. Pilih makanan yang mengandung serat dan protein

Protein dan serat dapat membantu memberikan rasa kenyang. Pilihan seperti kacang-kacangan, buah utuh yang dipadukan dengan sumber protein, atau snack berbahan kedelai dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

4. Jangan mudah terkecoh dengan klaim pada kemasan

Label seperti "rendah gula", "sugar-free", atau "no added sugar" bukan berarti produk tersebut bebas karbohidrat. Selalu lihat informasi nilai gizi dan sesuaikan dengan kebutuhan makanan sehari-hari.

Snack Rendah Gula Bisa Jadi Bagian dari Pola Makan Seimbang

Penderita diabetes tidak harus menghilangkan camilan dari menu sehari-hari. Yang lebih penting adalah memilih jenis makanan dengan lebih bijak, memperhatikan porsi, serta menyesuaikannya dengan kebutuhan karbohidrat dan pola makan secara keseluruhan.

Kacang-kacangan, telur rebus, Greek yogurt tanpa gula, buah utuh, hingga snack bar berbahan kedelai seperti SOYJOY dapat menjadi beberapa alternatif yang praktis.

Namun, kebutuhan setiap penderita diabetes bisa berbeda. Karena itu, terutama bagi mereka yang menggunakan obat atau insulin, pilihan dan porsi makanan sebaiknya disesuaikan dengan anjuran dokter atau ahli gizi.

Booking VW Safari Borobudur

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply