Sepiring sate daging bakar dengan semangkuk bumbu di atas meja kayu

Bakmi Jawa hingga Sate Klathak: Pilihan Kuliner Malam yang Layak Dicoba di Jogja!

Jam sudah lewat pukul tujuh, badan capek habis keliling, dan kamu masih bingung mau makan apa. Tenang, urusan kuliner malam Jogja jarang bikin kecewa. Mulai dari mi berbumbu arang sampai sate dengan tusuk besi, banyak makanan khas Jogja yang siap menemani malammu. Selain soal rasa, wisata kuliner Jogja di malam hari juga menawarkan suasana kota yang hangat dan santai. Berikut tujuh pilihan yang bisa kamu coba.

Sepiring sate daging bakar dengan semangkuk bumbu di atas meja kayu

1. Bakmi Jawa, Mi Tradisional yang Nikmat Disantap Malam Hari

Bakmi Jawa bisa jadi pembuka yang pas. Kamu bisa memilih bakmi godhog, goreng, atau nyemek dengan bumbu gurih khas Jawa. 

Di sejumlah warung tradisional, bakmi dimasak di atas tungku arang, jadi aromanya lebih menggugah selera. Tambahan telur, ayam suwir, dan sayuran membuat semangkuknya terasa lengkap, apalagi setelah seharian menjelajahi Jogja. Cocok untuk kamu yang ingin makan malam hangat tanpa ribet.

2. Sate Klathak, Kuliner Kambing Khas Bantul

Buat pencinta daging kambing, ini giliranmu. Sate Klathak khas Bantul ditusuk dengan besi yang menyerupai jeruji sepeda, dengan bumbu yang relatif sederhana. Bumbu minimalis justru membuat rasa dagingnya terasa lebih jelas. 

Bakmi Jawa goreng dan Sate Klathak bertusuk besi di warung malam dengan latar Tugu Jogja

Teknik pembakarannya menonjolkan rasa gurih, dan hidangan ini kerap disajikan bersama kuah gulai. Kalau ingin mencicipi kuliner khas Bantul, menu ini layak masuk daftar utama.

3. Oseng Mercon, Pilihan buat Pencinta Pedas

Kamu tim pedas? Oseng Mercon memadukan daging sapi, tetelan, atau koyor dengan cabai dan bumbu yang kuat. Pedasnya menggigit dan bikin keringat bercucuran. 

Biar tetap nyaman, siapkan nasi putih hangat sebagai pendamping supaya tiap suapan terasa lebih seimbang dan memuaskan. Pas buat yang suka tantangan di meja makan.

4. Brongkos, Masakan Tradisional dengan Kuah Kaya Rempah

Kalau pedas bukan seleramu, Brongkos bisa jadi alternatif. Kuahnya berwarna gelap karena kluwek, dengan isian berupa daging sapi, tahu, dan kacang tolo. 

Rasanya gurih dengan aroma rempah yang kaya, menghadirkan pengalaman berbeda dari sajian berkuah biasa. Cocok buat kamu yang ingin mencicipi masakan Jawa dengan karakter kuat, dan paling nikmat disantap selagi hangat.

Sudah Punya Daftar Kuliner di Jogja, tapi Bingung Menyusun Rencananya?

Sudah punya rencana liburan ke Jogja, tapi masih bingung mengatur jadwal dan destinasi? Tenang, kamu bisa memilih Paket Wisata Jogja dari WisataHappy by HappyTour ID. Dengan itinerary yang sudah disiapkan, perjalanan jadi lebih mudah diatur. Buat kamu yang merencanakan gathering, acara juga bisa dilengkapi kuliner dengan menu khas Jogja sesuai request. Jadi, selain jalan-jalan, kamu dan rombongan bisa menikmati kuliner lokal sambil seru-seruan bersama.

5. Mi Lethek, Mi Tradisional Khas Bantul

Masih dari Bantul, ada Mi Lethek. Warnanya kecokelatan dan teksturnya khas. Mi ini bisa diolah menjadi mi goreng, rebus, atau nyemek dengan tambahan telur dan sayuran. Pilihan menarik kalau kamu ingin menjelajahi kuliner tradisional Yogyakarta yang berbeda dari biasanya, apalagi kalau sudah bosan dengan mi yang itu-itu saja.

6. Tiwul, Kuliner Tradisional Berbahan Singkong

Pernah mencicipi tiwul? Makanan berbahan dasar singkong ini lekat dengan tradisi pangan Gunungkidul. Sekarang tiwul bisa dinikmati sebagai hidangan gurih atau manis dengan kelapa parut dan gula merah. Mencobanya membuatmu mengenal sisi lain makanan khas Gunungkidul, terutama kebiasaan makan masyarakat pedesaan.

7. Wedang Uwuh, Minuman Rempah untuk Menutup Malam

Setelah kenyang, tutup perjalanan kulinermu dengan Wedang Uwuh. Minuman ini diracik dari jahe, kayu secang, cengkih, dan rempah lain. Warnanya merah alami dan aromanya hangat, enak diseruput saat malam Jogja mulai dingin. Pas untuk mengakhiri hari sebelum kembali ke penginapan.

Tips Berburu Kuliner Malam di Jogja

Supaya perburuanmu lancar, ingat beberapa hal ini:

  • Cek jam operasional. Warung bisa buka dan tutup di jam berbeda, jadi pastikan dulu sebelum berangkat.
  • Sesuaikan menu dengan seleramu. Pedas, gurih, atau manis, pilih sesuai suasana hati.
  • Kelompokkan rute. Pilih tempat makan malam di Jogja yang searah supaya waktu tidak habis di jalan.
  • Jangan makan berat di semua tempat. Cicipi porsi kecil dulu supaya lebih banyak menu yang bisa kamu coba.

Dari Bakmi Jawa yang gurih sampai Wedang Uwuh yang hangat, kuliner malam Jogja punya karakter yang beragam. Simpan artikel ini sebagai panduan wisata kulinermu, atau bagikan ke teman perjalanan supaya kalian bisa memilih bareng. Siapa tahu, hidangan favoritmu justru ada di antara tujuh menu ini.

Booking VW Safari Borobudur

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply